Serba Serbi Cantik dengan Kosmetik

kosmetik

kosmetik

Tampil cantik alami merupakan dambaan setiap wanita. Untuk selalu terlihat cantik dan menarik, terkadang wanita menempuh berbagai cara. Salah satunya dengan menggunakan kosmetik. Cukup banyak produk kecantikan yang menawarkan produknya dapat membuat seseorang terlihat cantik. Padahal, penggunaan kosmetik yang salah dapat merusak kecantikan dan kesehatan kulit. Bahaya tersebut sering sekali diabaikan oleh para wanita karena mereka menginginkan kecantikan yang instant.
Kosmetik ini dapat menimbulkan berbagai alergi dan beberapa penyakit kulit. Padahal, prinsip dasar dari manfaat kosmetik itu sendiri adalah untuk menghilangkan kotoran kulit, mempercantik dengan pewarnaan kulit sesuai yang diinginkan, mempertahankan komposisi cairan kulit, melindungi paparan sinar ultra violet, dan memperlambat timbulnya kerutan.
Pada pemakaian suatu kosmetik, bila tidak berhati-hati, akan memberikan efek negatif terutama bagi seseorang yang sangat sensitif terhadap salah satu dari kandungan bahan dari kosmetik.

Kandungan Dalam Kosmetik

Seluruh jenis bahan kosmetik terdiri dari komposisi bahan-bahan kimia, yang memiliki pengaruh berbahaya terhadap kulit. Baik dalam pengaruh langsung maupun tidak langsung. Secara langsung dapat merusak kulit atau menimbulkan reaksi tidak wajar terhadap beberapa jenis kulit, akibat sebagian bahan yang terkandung di dalamnya. Sedangkan secara tidak langsung dapat menimbulkan bahaya bila terkena sinar matahari atau karena penumpukan bahan-bahan tersebut pada permukaan kulit.

Kosmetik tersebut mengandung komposisi dari berbagai logam berat semacam timah dan air keras yang dicairkan dalam beberapa campuran bahan yang mengandung minyak seperti minyak cocou. Sebagian bahan perwarna yang digunakan juga mengandung unsur-unsur yang diproses dari dari minyak tanah. Semua bahan tersebut adalah bahan-bahan oksidat yang berbahaya bagi kulit. Penyerapan yang dilakukan pori-pori kulit terhadap bahan-bahan tersebut dapat menimbulkan peradangan dan alergi. Bila penggunaan bahan-bahan kosmetik ini terus dipakai, dapat berbahaya bagi sel-sel yang berada di darah, hati dan ginjal.

Pemilihan Kosmetikā€¦

Bahaya dari kosmetik tersebut membuat kita lebih selektif dalam membeli kosmetik. Jika ingin membeli produk kosmetik lihatlah kandungan bahan di dalamnya. Pilihlah kosmetik yang tidak mengandung :

* Minyak mineral (mineral oil), dan produk hasil pengolahan minyak bumi lainnya seperti vaselin (petrolatum) dan minyak parafin yang sering digunakan sebagai bahan dasar formulasi kosmetik. Karena ukuran molekulnya lebih besar dari ukuran pori kulit, maka minyak mineral tidak dapat menyerap ke dalam kulit. Hal ini dapat menyumbat pori-pori kulit. Di samping itu, minyak mineral juga bersifat komedogenik (menimbulkan komedo). Sebagai penggantinya carilah kosmetik yang mengandung minyak nabati atau minyak dari tumbuhan (vegetable oil) yang ringan yang kaya akan asam lemak esensial, seperti minyak kedelai atau minyak zaitun. Daya serapnya bagus, molekulnya kecil, sehingga bisa menembus pori-pori kulit. Minyak tumbuhan juga mengandung bahan-bahan nutrisi untuk kulit.
* Lanolin. Merupakan pelumas yang berasal dari lemak (sebum) pada kulit domba. Sering digunakan sebagai bahan pelembut (emollient) pada formulasi kosmetik. Bahan ini dapat menyebabkan reaksi alergi dan bersifat komedogenik (menimbulkan komedo). Penelitian yang dilakukan FDA (Food and Drug Administration), USA dan sudah diterbitkan Wall Street Journal dan Los Angeles Times, Januari 1989, menyebutkan bahwa lanolin tersebut sering terkontaminasi pestisida yang berbahaya. Carilah yang mengandung silk amino acid, atau squalene yang berasal dari tumbuhan sebagai bahan pelembut alternatif.
* Alkohol. Umumnya digunakan pada produk kosmetik untuk kulit berminyak dan berjerawat atau sebagai pelarut. Bahan ini akan mengeringkan kulit, melarutkan minyak dan bahan pelembab kulit pada permukaan kulit. Sebaiknya digunakan astringent alamiah dari ekstrak tumbuhan dan mineral penyerap minyak (oil absorbing clays) untuk mengobati problem pada kulit berminyak, atau witch hazel (alkohol yang berasal dari ekstrak tumbuhan Hamamelis, yang dapat melembutkan kulit yang teriritasi, dan tidak mengeringkan kulit). Selain sebagai penyegar, witch hazel juga sebagai astringent untuk kulit berminyak.
* Pewangi buatan. Kandungan ini menyebabkan reaksi iritasi dan alergi pada kurang lebih 1% populasi umum dan paling sedikit 35% dari seluruh reaksi alergi karena kosmetik. Pewangi juga bersifat photo-sensitive, dan akan menyebabkan pigmentasi karena paparan sinar matahari. Sebagai pengganti, yang terbaik adalah wewangian alami yang berasal dari ekstrak tumbuhan atau minyak esensial.
* Pewarna buatan. Pewarna yang disebut coal tar dan D & C pigmen (coal tar derivative) yang digunakan sebagai dasar pewarna pada kosmetik bersifat komedogenik, dan akan menyebabkan kulit jenis tertentu menjadi sensitif dan berjerawat.
* Formaldehid. Bahan ini sering digunakan sebagai pengawet. Pemakaiannya di Jepang dan di beberapa negara Eropa sudah dilarang. Bersifat sangat mengeringkan dan mengiritasi kulit. National Cancer Institute (1983) menyatakan bahwa formaldehid berefek karsinogenik (menyebabkan kanker), dan paling sering menyebabkan sensitisasi (reaksi iritasi) kulit. Bahan pengawet yang terbaik adalah vitamin E alami yang berperan sebagai antioksidan.
* Bahan komedogenik. Banyak bahan baku yang sering digunakan pada produk kosmetik bersifat komedogenik dan menyebabkar timbulnya kelainan kulit. Di antaranya isopropyl myristate, dan analognya seperti isopropyl palmitate, isopropy isostearate, butyl stearate, dll.

Tips Agar Kosmetik Tidak Cepat Rusak
Nah, bagaimana caranya supaya kosmetik tidak cepet rusak. Ikutilah langkah-langkah berikut ini:

* Jangan pernah menambah cairan apapun ke dalam kosmetik. Selain merusak kepadatan dan kualitas kosmetik, cara seperti ini bisa membuat bakteri mudah berkembang biak dan hidup subur di kosmetik.
* Jika merasa alergi, segera hentikan penggunaan kosmetik. Hampir semua kosmetik bisa mengakibatkan reaksi alergi pada pengguna tertentu. Tanda-tanda pertama adalah kulit kemerahan dan iritasi. Sesungguhnya tidak ada bahan yang benar-benar bebas dari alergi. Selalu perhatikan reaksi kulit ketika baru mengganti kosmetik.
* Perhatikan warna asli make up. Jika sudah berubah warna atau berbau buang jauh-jauh make up tersebut. Bahan-bahan yang telah berkurang kualitasnya karena waktu biasanya tak mampu lagi melawan bakteri.
* Jika mata sedang infeksi, jangan gunakan kosmetik pada daerah tersebut. Cari juga penyebabnya, Apakah karena maskara, eye shadow, atau eye liner. Hentikan penggunaannya sementara. Jika terbukti alergi tersebut disebabkan oleh kosmetik tadi, pastinya harus dihentikan.
* Simpan jauh-jauh make up dari cahaya matahari dan panas. Sinar dan panas dapat merusak kualitas dan merusak warna kosmetik.
* Walaupun sedang buru-buru usahakan tempat kosmetik tertutup rapat. Tindakan ini bisa mencegah masuknya kuman.
* Jangan menggunakan produk yang mengandung aerosol di dekat panas atau ketika sedang merokok. Jika tidak hati-hati, tindakan tadi dapat membuat kosmetik meledak.
* Bernapas yang baik ketika sedang menggunakan hairspray. Bahan hairspray dan kosmetik yang berbentuk bubuk bisa menimbulkan kerusakan paru-paru.
* Jangan menggunakan kosmetik ketika sedang mengendarai mobil. Selain bisa membahayakan, jika wajah tergores bisa membuka jalan bagi bakteri untuk masuk.
* Jangan pernah berbagi atau meminjamkan make up. Jika mencoba tester di toko, gunakanlah bahan yang langsung dibuang seperti tisu. Minta pramuniaganya untuk membersihkan wadah kosmetik dengan alkohol sebelum menggunakannya di wajah.

Periksa Kedaluarsa Atau tidak..
Selain memperhatikan bahan dari kosmetik tersebut, kita juga harus memperhatikan tanggal kadaluarsa produk kosmetik yang digunakan. Setelah kemasannya dibuka, kosmetik tidak boleh digunakan lebih dari 6 bulan. Jika sudah kadaluarsa apalagi sudah tercemar oleh kuman, kosmetik harus dibuang. Ciri-ciri kosmetik yang sudah harus ditinggalkan adalah yang sudah berubah warna, bentuk, dan baunya. Terlebih lagi yang sudah berjamur. Jangan merasa sayang untuk membuang kosmetik. Terlebih lagi itu untuk kulit kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s